Virus Komputer & Cara Mengatasinya

7 min read

virus komputer

Selama mengoperasikan komputer, kalian pasti pernah mendengar istilah virus komputer. Atau mungkin pernah menjadi korban dari virus komputer. Virus komputer ini ada berbagai macam dampaknya, dari yang ringan hingga yang berat.

Tahu tidak, kalau virus komputer itu banyak jenisnya? Bukan hanya membuat komputer kita lemot atau hang, virus juga bisa menyebabkan data kita rusak sehingga tidak bisa dibuka bahkan bisa juga hilang. Tentunya hal sepeti itu patut untuk diwaspadai.

Virus komputer juga berasal dari berbagai macam sumber. Salah satunya yang paling sering menjadi penyebab komputer terjangkit virus adalah sembarangan menancapkan memory external. Saat kita memindahkan data diluar memory internal komputer, tentunya kita membutuhkan memory externah seperti flashdisk atau harddisk external.

Selain itu masih ada banyak lagi faktor yang menyebabkan komputer kita terinfeksi virus. Seperti setiap penyakit yang ada obatnya, virus komputer pun ada penawarnya. Berikut ini akan kami jelaskan cara-cara menghapus virus komputer. Tapi, ketahui dulu ya penjelasan dari virus itu sendiri.

 

Penjelasan Virus komputer

Penjelasan Virus komputer
Penjelasan Virus komputer

 

Virus adalah program/aplikasi yang dapat menggandakan dirinya dan menyebar dengan cara menyisipkan dirinya pada program dan data lain. Seringkali kita tidak mengetahui kalau komputer kita terkena virus hingga kita menyadari bahwa ada data yang hilang atau tidak dapat dibuka.

Virus merupakan prorgam ciptaan seseorang yang memiliki tujuan tidak baik. Banyak kerugian yang ditimbulkan jika komputer kita memiliki virus. Cara kerja virus itu sendiri adalah dengan memperbanyak diri.

Semakin banyak virus tersebut menggandakan diri, maka kapasitas memory kita akan semakin kecil. Sehingga hal ini akan membuat komputer kita sering mengalam hang. Selain hang, virus juga mampu mengubah extensi sebuah file hingga kita tak akan bisa membuka file tersebut.

Dengan begitu akan banyak kerugian yang kita alami. Yang lebih parahnya lagi adalah saat virus tersebut sengaja dikirim oleh seseorang yang memiliki tujuan jahat seperti mencuri data dari komputer kita.

Jika kita sering menggunakan komputer untuk melakukan transaksi, maka kita harus berhati-hati. Data-data seperti no rekenning, pin ATM, password email, dan lain-lain, bisa jadi akan dengan mudah dicuri orang tanpa sepengetahuan pemilik komputer tersebut.

Selain menyerang data komputer, virus juga dapat merusak hardware pada komputer kita. Hampir 95%, sistem operasi yang riskan diserang oleh virus adalah Windows. Sisanya menyerang Linux, Mac, IBM, dan lain-ain.

Tetapi, pernahkah kalian bertanya siapakah orang dibalik virus komputer yang ditakuti para pengguna komputer? Bagaimana kira-kira sejarah dari program yang berbahaya itu?

Virus pertama kali diciptakan oleh seorang pemuda 15 tahun bernama Rich Skrenta yang berasal dari Amerika Serikat. Merupakan pemuda yang pandai dan bandel, ia menciptakan virus dengan tujuan mengusili teman-temannya. Waktunya ia habiskan untuk membaca buku-buku mengenai teknologi.

Komputer yang digunakan kala itu adalah Apple II. Pada tahun 1982 karena kebandelannya ia dijauhi oleh temannya. Awalnya, Rich mematikan komputer teman-temannya menggunakan bantuan floppy disk atau memunculkan kalimat yang mengejek pada komputer temannya.

Berbekal kepandaiannya, Rich mencoba membuat program yang kita kenal dengan sebutan virus bernama Elk Cloner. Virus ini dapat menyebar ketika disk yang belum terinfeksi digunakan pada komputer yang terinfeksi. Dengan begitu virus akan menyebar tanpa harus Rich menyentuhnya.

 

Jenis-jenis Virus komputer

virus koputer
Jenis-jenis Virus komputer

Semakin pesatnya kemajuan teknologi membuat beberapa orang mencari celah untuk mengambil kesempatan. Dalam hal ini, mereka yang paham membuat program menyalahgunakan kemampuannya untuk hal yang tidak baik.

 

Menciptakan virus dengan berbagai macam tujuan. Virus yang diciptakan pun bermacam-macam jenisnya dan memiliki dampak yang bermacam-macam. Berikut jenis komputer berdasarkan cara kerjanya.

 

  1. Worm

Seperti namanya yang memiliki arti cacing. Begitulah dengan virus ini, cara kerjanya adalah menduplikasi diri dan menyebar dalam jaringan komputer dengan cepat. Virus ini tidak berbahaya, hanya saja membuat space harddisk menjadi penuh.

 

Virus ini dapat menginfeksi komputer yang menggunakan email, biasanya terdapat dalam email spam, dan terhubung dengan jaringan internet.

 

  1. Trojan

Trojan dibuat dengan kemampuan mengontrol, mengendalikan data, dan mencuri data yang ada pada komputer. seperti pada virus Worm, Trojan biasanya muncul melewati jaringan internet dan email yang diterima oleh pengguna.

 

Tujuan virus ini dibuat adalah untuk memperoleh informasi dari target seperti password, kebiasan pengguna komputer yang tercatatat dalam sistem log, data, dan mengendalikan komputer target.

 

  1. Backdoor

Virus ini hampir sama dengan virus Trojan. Namun, Backdoor biasanya menyerupai file yang baik-baik saja seperti game. Backdoor menyerang mekanisme yang dapat digunakan untuk mengakses sistem, aplikasi, atau jaringan.

 

  1. Spyware

Spyware adalah virus yang bekerja untuk memantau komputer yang terinfeksi. Virus ini merupakan turunan dari perangkat lunak beriklan yang mampu memantau kebiasaan pengguna komputer dalam berselancar di internet untuk mendatangkan banyak iklan pada pengguna komputer tersebut.

 

Virus jenis ini mampu melakukan pencurian data, tambahan biaya internet, dan membuat koneksi internet lambat.

 

  1. I LOVE YOU

Kerugian yang ditimbulkan virus ini sangat besar, yaitu 10 sampai 15 miliar dolar. Dikenal sebagai Loveletter atau virus surat cinta merupakan skrip Visual Basic dengan tanda genit janti cinta.

 

Penyebarannya melalui email membuat virus ini menyerang semua kontak Microsoft Outlook. Penyebaran virus ini melalui email bersubjek “I LOVE YOU”. Virus ini bermula pada tahun 2000.

 

Ketika virus sudah masuk kedalam jaringan komputer, maka ia akan mengubah file dan malware lainnya lalu mengganti data termasuk file musik dan gambar.

 

  1. Code Red

Code Red diperkirakan telah membuat kerugian sebesar 2.6 miliar dolar. Virus ini merupakan virus yang dilepaskan pada server jaringan pada 13 Juli 2001. Virus ini tergolong dalam virus yang sangat berbahaya.

 

Code Red merujuk pada komputer yang menjalankan server web Werver Informasi Internet (IIS) milik Microsoft. Tetapi, anehnya sebulan kemudian Microsoft merintis ‘obatnya’.

 

Virus ini dikenal sebagai Bady. Ia dirancang untuk melakukan kerusakan maksimal. Setelah terinfeksi, web akan menampilkan pesan “HELLO! Selamat Datang di http://www.worm.com! Diretas oleh orang China!”

 

Selanjutnya virus ini akan mencari server rentan lainnya sebagai target infeksi berikutnya. Kabarnya, virus ini pernah menginfeksi situs web Gedung Putih.

 

  1. MyDoom

 

Virus ini dikenal denagna Norvarg menyebar dengan sendirinya dengan cara yang licik. MyDoom menampilkan dirinya sebagai lampiran dalam pesan kesalahan email yang berisi “Mail Transaction Fail”

MyDoom akan menyerang seluruh kontak yang ada di email ketika di kli. Jadi jangan sembarangan mengklik pada email masuk ya.

 

  1. WannaCry

Virus ini sukses menghebongkan dunia pada tahun 2017. Kecepatan penyebarannya membuat seluruh negara terinfeksi virus WannaCry termasuk Indonesia. Tak seperti virus lainnya, virus ini mampu mengenskrip (mengunci) file pada harddisk pc yang membuat pc tak dapat digunakan.

 

Pembuat virus ini pun bertujuan meminta tebusan berupa bitcoin untuk mengembalikan pc seperti semula. WannaCry menyebar melalui beberpa metode, salah satunya adalah email phising dan pc yang tidak dilengkapi program antivirus yang update.

 

  1. Black Shade

Black Shade merupakan virus tipe ransomware yang mampu mengunci file. Para peretas pun akan mampu mengendalikan pc kita dari jauh. Setelah itu mereka akan memata-matai melalui web cam pc dan melakukan pencurian file.

 

Peretas akan meminta uang tebusan untuk mengembalikan pc seperti semula. Virus ini muncul  pertama kali pada tahun 2010 dan telah menginfeksi 500.000 komputer yang berbasis Microsoft Windows dari berbagai negara.

 

Cara menghapus Virus komputer

Cara menghapus Virus komputer
Cara menghapus Virus komputer

Setiap penyakit pasti ada obatnya. Begitupula dengan virus yang menyerang komputer, tentunya ada cara untuk mengatasinya. Beberapa hal dapat dilakukan untuk menghilangkan virus pada komputer kita.

 

Berikut ini beberapa cara menghilangkan virus pada komputer.

 

  1. Menginstall Anti Virus

Kalian bisa menginstall program anti virus untuk membersihkan virus yang ada di komputer. Anti Virus memiliki berbagai macam sperti Smadav, AVG, Norton, Avast, dan lain-lain.

 

Setelah komputer terinstall dengan ati virus, jangan lupa untuk memastikan kalian selalu mengupdate versi anti virus yang terbaru. Hal ini untuk mengantisipasi jika ada virus yang baru muncul dan ganas.

 

Tanpa selalu melakukan scan, anti virus akan mampu mendeteksi virusvirus yang menginfeksi komputer kalian.

 

  1. Menggunakan Command Prompt

Mennghapus virus tidak harus menggunakan program anti virus. Ada beberapa virus yang dapat kita identifikasi tanpa bantuan program. Seperti menggunakan command prompt.

 

Berikut ini cara menghilangkan virus dengan command prompt:

  • Klik ‘Start’ lalu ketikka cmd. Jika sudah muncul menu command prompt klik kanan untuk menjalankan ‘Run as adinistrator’
  • Ketikkan driver yang dituju. Misal driver yang dituju adalah driver D. maka ketik ‘dir D: attrib -s -h/s/d’ (tanpa tanda petik)
  • Setelah command prompt mengeksplorasi dirver yang dituju, carilah file yang menurut kalian asing dengan format ‘.EXE’ yang dirasa tidak pernah menginstall file tersebut dan hapus.
  • Jika file tersebut tidak dapat dihapus, kalian bisa mencari melalui ‘Run’ dan hapus file tersebut.
Menggunakan Command Prompt
Menggunakan Command Prompt
Menggunakan Command Prompt
Menggunakan Command Prompt
Menggunakan Command Prompt
Menggunakan Command Prompt
Menggunakan Command Prompt
Menggunakan Command Prompt

Selain itu. Kalian juga dapat menggunakan ‘Regedit’dengan cara Start>Run>Regedit>Find>masukkan nama file yang akan dihapus dan hapus semua registry yang ada termausk folder.

 

  1. Menggunakan Task Manager

Selain menggunakan command prompt, kalian juga bisa menggunakan task manageruntuk menghilangkan virus pada komputer.

 

  • Buka toolboxtask manager dengan menekan pada keyboard CTRL+SHIFT+ESCAPE. Jika ada file mencurigakan yang tidak dikenal langsung matikan
  • Jalankan MSConfig
  • Setelah masuk system configuration pilih opsi service. Lalu hapuslah centang pada file yang mencurigakan.
  • Masuk startup. Tandai file yang mencurigakan.
  • Buka command prompt lalu cari file yang akan dihapus. Hapus file virus melalui cmd seperti langkah diatas.
Menggunakan Task Manager
Menggunakan Task Manager

Menggunakan Task Manager Menggunakan Task Manager Menggunakan Task Manager

 

  1. Virus Shortcut

Virus ini bekerja dengan cara menyembunyikan file asli pada komputer atau flashdisk. Cara kerja virus ini adalah dengan mengubah file atribut menjadi supper hidden. Lalu virus ini akan membuat duplicatefile dalam bentuk shortcut.

Virus Shortcut
Virus Shortcut

Virus Shortcut Virus Shortcut

Jika virus yang lain merusak file, berbeda dengan virus shortcut ini. Virus ini tidak merusak, hanya saja menyembunyikan file dalam bentuk supper hidden. Untuk mengetahuinya, komputer harus di setting untuk menampilkan file tersembunyi.

 

Virus ini disebarkan melalui flashdisk yang terinfeksi dari perangkat lain. Untuk mengantisipasinya, berikut caramenghilangkan virus shortcut pada komputer.

 

  • Masukkan flashdisk
  • Buka command prompt (cmd) dengan cara tekan tombol windows+R pada keyboard.
  • Ketikkan lokasi flashdisk pada command prompt. Jika flashdisk ada di driver G, maka ketikkan G. kemudian enter.
  • Etikkan ‘attrib -s -h -r -a*.*/s/d’ (tanpa tanda petik). Tunggu proses hingga selesai
  • Cek flashdisk apakah semua folder sudah kembali. Jika sudah dan terdapat file yang aneh maka hapus.

 

  1. Install Ulang

Setelah beberapa cara diatas tak mampu mengilangkan virus pada komputer kalian, maka satu-satunya jalan adalah melakukan install ulangkaren komputer terlanjur parah terinfeksi virus.

 

Sebelum melakukan install ulang, jangan lupa untuk melakukan bakup data pada haddisk external supaya data penting yang dibutuhkan tetap tersimpan dengan aman.

 

 

Cara Mencegah Terinfeksi Virus komputer

Virus memanglah program berbahaya yang mampu membuat banyak kerusakan hingga kerugian. Sebelum terinfeksi virus, kita bisa lebih dahulu melakukan pencegahan.

Update anti virus

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terinfeksi virus komputer :

 

  1. Update anti virus

Pastikan kalian selalu melakukan update setiap ada anti virus versi terbaru. Supaya anti virus dapat mendeteksi virus terbaru lebih maksimal. Karena update merupakan perbaikan dan penambhaan dari versi yang sebelumnya.

 

  1. Lebih waspada saat mendownload dan menggunakan wifi

Jika sedang membutuhkan file yang berasal dari internet, berhati-hatilah memilih situ yang dituju untuk melakukan donwload. Jangan asal mendownload file yang tidak dimengerti.

 

Selain itu jika kalian sering menggunakan wifi di tempat umum, berhati-hatilah menggunakannya. Wifi gratis bukanlah hal yang selalu bagus. Jaringan gartis ini bisa jadi dimanfaatkan oleh para hacker untuk mencuri informasi maupun menyusupkan virus pada komputer yang terhubung.

 

Usahakan selalu tersambung dengan wifi yang terpercaya. selain itu, jangan sembarangan melakukan transaksi dengan menggunakan wifi publik. Jadi, kalau belanja hati-hati ya. Karena data seperti nomor rekening dan pin atm yang kamu ketikkan akan tersimpan di komputer.

Hal ini membuat hacker akan lebih mudah menguras tabunganmu.

 

  1. Lakukan scanning pada portable device

Saat akan melakukan perpindahan file, usahakan selalu melakukan scanningpada portable device. Karena bersifat portable, maka external storage tersebut bisa jadi telah terinfeksi virus yang berasal dari komputer yang lain.

 

Baik flashdisk maupun harddisk external sama-sama mempunyai resiko untuk membawa virus pada komputer kalian.

 

  1. Backup data

Untuk menghindari kehilangan data yang berasal dari terinfeksinya virus komputer, maka lakukanlah bak up data secara berkala. Storage device yang kalian gunakan juga bisa berupa flashdisk atau harddisk external.

 

Selain kedua hardware tersebut, bisa juga kalian melakukan backup pada penyimpanan awan seperti Google Drive, Drop Box, iCloud, dan lain sebagainya. Selain lebih fleksibel karena dapat diakses dimanapun menggunakan internet, menggunakan penyimpanan awan ini lebih sedikit resikonya terkena virus.

Bisa kamu cek, bagaimana meningkatkan keamanan komputer

Nah bagaimana, setelah membaca mengenai penjelasan virus komputer tersebut, kalian tidak bingung lagi kan cara menghilangkanvirus pada komputer? Bagi yang komputernya baik-baik saja, segeralah melakukan scanning anti virus. Bisa jadi komputer kalian terinfeksi virus meski tanpa sadar.

Jangan lupa untuk menghindari beberapa hal diatas yang dapat menyebabkan datangnya virus komputer. Kalau awalanya nggak tahu sih wajar, tapi sekarang sudah tahu kan? Hati-hati ya dengan virus komputer!

 

 

 

Troubleshooting Jaringan

Sabi
3 min read

Troubleshooting Hardware

Sabi
3 min read

Cara Membuat Aplikasi Komputer

Sabi
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *